Standar Operasional Prosedur (SOP) Satuan Pengamanan/Security PT. Indra Garda Agung

Kali ini Indra Garda Agung akan membagikan beberapa informasi mengenai standar operasional prosedur atau SOP satpam di Indonesia.

Sebagai unit satuan pengamanan yang bertugas untuk menjaga keamanan masyarakat secara fisik, maka tentunya harus ada standar operasional prosedur yang berlaku, sehingga fungsi dan peran satpam pun akan menjadi maksimal. Standar operasional prosedur (SOP) tersebut juga dapat meningkatkan pelayanan jasa keamanan yang diberikan satpam.

Untuk itu langsung saja kita lihat dulu apa saja tugas pokok, fungsi serta peran seorang satpam atau security:

Tugas Pokok Satpam/Security

Menyelenggarakan keamanan dan ketertiban dilingkungan kerja perusahaan khususnya pengamanan fisik (physical security).

Tugas utama seorang satpam sendiri adalah seperti yang tertulis di atas. Pelayanan jasa keamanan yang dilakukan oleh satpam adalah pengamanan berbentuk fisik, yang artinya terlihat dan dapat disentuh atau dirasakan. Karena itu seorang satpam dan unitnya harus siap siaga dalam menjaga keamanan masyarakat di wilayah tertentu. Biasanya satpam akan memiliki pos jaga agar satuan pengamanan tersebut dapat langsung mengamankan keadaan bila dibutuhkan.

Fungsi Satpam

Segala usaha dan kegiatan mengamankan dan melindungi lingkungan kerja dan sekitarnya dari setiap gangguan keamanan dan ketertiban serta pelanggaran hukum (Preventive Role).

Lalu untuk fungsi satpam itu sendiri di dalam lapangan adalah untuk melakukan pengamanan yang sifatnya lebih mencegah (preventive). Tentunya anda sebagai masyarakat tidak ingian sampai hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban terjadi. Maka itu, disinilah fungsi satpam akan terlihat. Satpam sebagai unit pengamanan tersebut harus mencegah terjadinya tersebut. Ketika melihat sesuatu hal yang mencurigakan dan dapat membahayakan orang lain, maka satpam atau security haruslah menangani hal ini.

Peranan Satpam

Dalam rangka melaksanakan tugasnya satpam mempunyai peranan sebagai berikut :

  1. Membantu pimpinan perusahaan tempat ia bertugas dibidang keamanan lingkungan kerja.
  2. Membantu Kepolisian atau Polri  dalam bidang keamanan dan ketertiban serta penegakan hukum dan “Security Mindedness” dalam lingkungan kerja.

Sebagai penyedia jasa satpam dan security, PT. Indra Garda Agung percaya bahwa satpam itu adalah Garda terdepan dan wakil dari Kepolisian. Hal ini tentunya dalam konteks menjaga keamanan masyarakat Indonesia. Seperti yang dijelaskan dalam postingan tersebut, security atau satpam itu mempunyai peran untuk membantu Kepolisian. Selain itu juga mempunyai peran untuk menjaga keamanan wilayah atau lingkungan tempat satpam tersebut bekerja.

Standar-operasional-prosedur-sop-satpam-indonesia-PT-Indra-Garda-Agung

Selain memiliki tugas utama, fungsi serta peran, seorang satpam juga memiliki kegiatan pokok sebagai wujud nyata fungsinya di lapangan.

Kegiatan Pokok Satpam

Selain memiliki larangan dalam bekerja, satpam juga memiliki beberapa aturan yang biasanya dibuat oleh pimpinan perusahaan sehingga tercipta keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bagi warga di lingkungan kerja. Berikut adalah beberapa peraturan yang berlaku seperti :

  1. Pengaturan Tanda Pengenal pegawai /karyawan.Sebagai unit yang bekerja dibawah naungan perusahaan penyedia jasa satpam atau security, maka diperlukanlan tanda pengenal sebagai identitas dari satpam itu sendiri di dalam lingkungan kerjanya. Tanda pengenal ini juga berguna agar karyawan lainnya dapat mengenal identitas satpam tersebut. Sehingga nantinya tidak ada orang asing yang mencurigakan memasuki kawasan perusahaan atau bahkan berpura-pura menjadi pihak security atau satpam.
  2. Pengaturan penerimaan Tamu.Dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan kerjanya, maka seorang satpam juga harus melakukan standar yang berlaku dalam menerima tamu. Contohnya adalah dengan meminta KTP atau kartu identitas lainnya dari tamu. Sehingga satpam dapat memonitor profil dari tamu yang memasuki kawasan lingkungan kerja. Hal ini pun akan membuat semua pihak yang terkait akan merasa aman dan nyaman, baik dari karyawan perusahaan ataupun tamu yang datang.
  3. Pengaturan parkir kendaraan.
  4. Melaksanakan penjagaan dengan maksud mengawasi keadaan atau hal-hal yang mencurigakan disekitar lokasi kerja dan sekitar tempat tugasnya.Seorang satpam juga harus berkeliling lingkungan atau kawasan kerjanya agar dapat memantau hal-hal yang terlihat mencurigakan dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
  5. Melakukan perondaan sekitar kawasan kerjanya menurut rute dan waktu yang ditentukan dengan maksud mengadakan penelitian dan pemeriksaaan terhadap segala sesuatu yang tidak wajar dan tidak pada tempatnya yang dapat atau diperkirakan menimbulkan ancaman dan gangguan serta mengatur kelancaran lalu lintas diluar kawasan atau sekitar lingkungan Perusahaan.
  6. Mengadakan pengawalan uang/barang apabila diperlukan.Seorang satpam juga dapat menjalankan tugas untuk melakukan mengawalan uang / barang. Hal ini dimaksudkan agar uang atau barang tersebut dapat sampai ke tujuan dengan selamat.
  7. Mengambil langkah-langkah dan tindakan sementara bila terjadi tindak pidana, antara lain seperti :
    1. Mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
    2. Menangkap dan memborgol pelakunya (apabila tertangkap basah).
    3. Menolong korban.
    4. Melaporkan/meminta bantuan POLRI setempat secepatnya.
  8. Memberikan tanda-tanda bahaya atau keadaan darurat melalui alat-alat alarm atau kejadian lain yang membahayakan jiwa, badan atau harta benda orang banyak disekitar Perusahaan serta memberikan pertolongan dan bantuan penyelamatan.